Langkah ini juga sejalan dengan upaya global untuk mengurangi jejak karbon serta mendukung program pemerintah Indonesia dalam menangani masalah sampah plastik.
Dalam kolaborasi ini, Garuda Indonesia akan mulai mengimplementasikan penggunaan kemasan ramah lingkungan pada berbagai titik layanan di dalam pesawat, seperti pada kemasan alat makan serta kemasan makanan dan minuman yang disajikan selama penerbangan. Produk kemasan ini terbuat dari bahan kertas ramah lingkungan yang diproduksi oleh Enza dan Foopak, dua merek yang dikenal karena komitmennya dalam mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai.
Enza dan Foopak merupakan jenis bahan kertas yang dirancang khusus untuk mendukung kelestarian lingkungan dengan mengurangi dampak penggunaan plastik yang sulit terurai. Penggunaan bahan ini diharapkan dapat mengurangi limbah plastik yang sering kali berakhir di tempat pembuangan akhir dan mengancam keberlanjutan alam. Dalam dunia penerbangan, penggunaan kemasan ramah lingkungan ini merupakan langkah awal untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh industri yang dikenal cukup intensif dalam penggunaan sumber daya alam.
Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk mengurangi jejak lingkungan yang dihasilkan oleh industri penerbangan. Menurutnya, dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai melalui kemasan yang ramah lingkungan, diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan emisi karbon dan memperkuat ekosistem berkelanjutan di Indonesia.
Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan, baik di sektor penerbangan maupun di industri lainnya, untuk mengadopsi praktik bisnis yang berkelanjutan. Dengan cara ini, Garuda Indonesia berkomitmen untuk tidak hanya memberikan kenyamanan dan keamanan dalam penerbangan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kelestarian lingkungan.
Irfan menambahkan bahwa kolaborasi ini juga mendukung inisiatif pemerintah Indonesia yang menargetkan pengurangan sampah plastik sebesar 70 persen hingga tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari Rencana Aksi Penanganan Sampah Laut yang dicanangkan oleh pemerintah untuk mengurangi pencemaran plastik di perairan Indonesia. Dengan menggunakan kemasan ramah lingkungan, Garuda Indonesia turut mendukung target tersebut, yang sejalan dengan visi negara untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan hijau.
Penerbangan Langsung Singapura–Labuan Bajo Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Investasi
26 Mar 2025, 18:47 WIB
Wings Air Resmikan Penerbangan Makassar–Selayar, Perkuat Akses ke Destinasi Tersembunyi
19 Mar 2025, 18:31 WIB
BBN Airlines Indonesia Alihkan Fokus Bisnis ke Layanan Carter Pesawat Model ACMI
08 Mar 2025, 18:04 WIB
Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandara Demi Stabilkan Tiket Pesawat Lebaran
05 Mar 2025, 17:54 WIB
Peristiwa
25 Feb 2025, 17:37 WIB
Rute Penerbangan
20 Feb 2025, 17:21 WIB
Peristiwa
17 Feb 2025, 16:59 WIB
Peristiwa
06 Feb 2025, 16:26 WIB
Peristiwa
24 Jan 2025, 15:59 WIB
Rute Penerbangan
23 Jan 2025, 14:19 WIB
Peristiwa
10 Jan 2025, 13:50 WIB
Rute Penerbangan
07 Jan 2025, 13:03 WIB
Info Bandara
02 Jan 2025, 12:30 WIB
Info Bandara
29 Apr 2024, 13:53 WIB
Rute Penerbangan
25 Apr 2024, 13:49 WIB
Info Bandara
24 Apr 2024, 13:44 WIB
Peristiwa
23 Apr 2024, 13:39 WIB
Maskapai
23 Apr 2024, 13:35 WIB
Info Bandara
22 Apr 2024, 13:31 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:13 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:06 WIB
Regulasi
17 Apr 2024, 13:03 WIB
Maskapai
15 Apr 2024, 12:55 WIB
Info Bandara
08 Apr 2024, 12:53 WIB
Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...

Soekarno-Hatta Terpilih Sebagai Bandara dengan Pemulihan Tercepat di Asia Pasifik
Dibaca 30.328 kali