Kabar Haji 2025
Kabar Haji 2025
Home
»
Maskapai
»
Detail Berita


Merger Citilink dan Pelita Air akan Dilakukan Bersamaan dengan Proses Merger Garuda Indonesia dan InJourney

Foto: Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia. (Istimewa)
Modern Fashion
Oleh : Joko Yuwono

Jakarta, infopesawat.com -- Proses merger antara Citilink dan Pelita Air akan dilakukan secara paralel dengan penggabungan Garuda Indonesia dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra, dalam sebuah acara Halal Bihalal 2024 di Kementerian Perhubungan, Rabu, 10 April 2024.

Irfan Setiaputra menjelaskan bahwa kedua penggabungan tersebut akan terjadi secara bersamaan, dengan harapan dapat mempercepat proses integrasi dan memberikan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat. "Mungkin nanti akan sekalian, tampaknya bergabung dengan inisiatif InJourney," ujar Irfan saat itu. Namun, dia menambahkan bahwa dirinya belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai rincian proses merger tersebut, mengingat hal ini merupakan urusan yang sepenuhnya ditangani oleh Kementerian BUMN sebagai pemilik BUMN terkait.

Meskipun demikian, Irfan memastikan bahwa diskusi mengenai merger ini akan semakin intensif setelah periode Lebaran atau Idulfitri 2024. Keputusan final mengenai proses merger diharapkan dapat ditetapkan pada bulan Oktober mendatang. "Intensif lagi diskusi. Tapi, secara umum banyak pihak termasuk kementerian berharap bisa kita selesai sebelum Oktober. Ini pantas juga karena kan supaya clear lah. Tidak jadi utang, liabilitas ke depannya," ujar Irfan. Dengan demikian, proses ini diharapkan dapat segera selesai dan memberikan kejelasan terkait masa depan perusahaan-perusahaan yang terlibat.

Penggabungan ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi besar yang dilakukan oleh pemerintah melalui Kementerian BUMN. Sebelumnya, Angkasa Pura I dan II juga telah digabungkan ke dalam InJourney sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mengelola sektor aviasi dengan lebih efisien dan terintegrasi. Dengan demikian, langkah merger ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat kinerja sektor penerbangan Indonesia.

Dalam rencana penggabungan ini, PT Garuda Indonesia Tbk, PT Citilink Indonesia, dan PT Pelita Air Service (PAS) akan digabungkan menjadi Subholding Aviasi yang berada di bawah PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney). Dengan adanya integrasi ini, ketiga maskapai tersebut akan lebih mudah dalam mengoptimalkan sumber daya dan meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas jangkauan layanan mereka.

Selain itu, langkah merger ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang lebih solid di industri penerbangan Indonesia. Meskipun saat ini masing-masing maskapai memiliki fokus yang berbeda—Garuda Indonesia lebih banyak melayani penerbangan internasional, Citilink sebagai maskapai bertarif rendah, dan Pelita Air yang memiliki fokus pada penerbangan domestik—integrasi ini diperkirakan akan memperkuat posisi mereka di pasar aviasi nasional.

Proses merger yang melibatkan tiga maskapai besar ini tentu memerlukan waktu dan koordinasi yang matang. Berbagai tantangan akan dihadapi, mulai dari harmonisasi operasional, sumber daya manusia, hingga aspek keuangan yang harus diselesaikan secara hati-hati agar integrasi dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan masalah baru. Oleh karena itu, Irfan Setiaputra menekankan bahwa pembicaraan yang mendalam dan intensif akan dilakukan setelah Lebaran untuk memastikan semua keputusan diambil dengan pertimbangan yang matang.

Halaman :

Sorotan


Pemerintah Libatkan Lion Air Layani Penerbangan Jamaah Haji Indonesia Tahun 2025

Peristiwa

Lion Air Buka Tiga Jalur Udara Baru dari Palangkaraya ke Makassar, Bali, dan Lombok

Rute Penerbangan

Garuda Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang Skyteam The Aviation Challenge

Peristiwa

Pesawat Latih API Lakukan Pendaratan Darurat di Pantai Banyuwangi, Dua Awak Selamat

Peristiwa

Garuda Indonesia Tambah Armada, Perkuat Layanan Penerbangan Domestik dan Internasional

Peristiwa

Pilihan Redaksi

Ini Penyebab BBN Airlines Hentikan Rute Penerbangan Jakarta-Surabaya

Rute Penerbangan

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah, Siapkan 66 Jadwal Tiap Pekan

Peristiwa

Penerbangan Langsung Padang–Singapura Kembali Dibuka, Harapan Baru Pariwisata dan Ekonomi Sumbar

Rute Penerbangan

Terminal 2F Bandara Soetta Siap Layani Penerbangan Umrah Mulai Januari 2025

Info Bandara

17 Bandara Kehilangan Status Internasional, Pemerintah Fokus Perkuat Konektivitas Domestik

Info Bandara

Baca Juga

Pelita Air Resmikan Rute Baru Jakarta-Kendari, Perluas Konektivitas Udara Nasional

Rute Penerbangan

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Info Bandara

Kepatuhan Meningkat, Festival Balon Udara Wonosobo 2024 Berlangsung Aman

Peristiwa

Trigana Air Service, Maskapai Nasional yang Menjadi Penghubung Penting Nusantara

Maskapai

Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Setelah Gunung Ruang Turun Status

Info Bandara

Berita Lainnya

Soekarno-Hatta International Airport Masuk 25 Besar Bandara Terbaik Dunia Versi Skytrax

Info Bandara

Bandar Udara Sam Ratulangi Ditutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Ruang

Info Bandara

Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan Barang Kiriman Pekerja Migran Indonesia

Regulasi

Merger Citilink dan Pelita Air akan Dilakukan Bersamaan dengan Proses Merger Garuda Indonesia dan InJourney

Maskapai

Penumpang di 35 Bandara InJourney Naik 21 Persen Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2024

Info Bandara

Internasional
Lihat Semua
Domestik
Lihat Semua