Kabar Haji 2025
Kabar Haji 2025
Home
»
Info Bandara
»
Detail Berita


Bandara APT Pranoto Layani Penerbangan Perintis Subsidi untuk Wilayah 3T

Foto: Bandara APT Pranoto layani penerbangan perintis subsidi untuk wilayah 3T
Modern Fashion
Oleh : Joko Yuwono

Jakarta, infopesawat.com – Pengelola Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) APT Pranoto Samarinda terus memperkuat perannya dalam mendukung konektivitas udara di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Salah satu langkah nyatanya adalah menghadirkan layanan penerbangan perintis bersubsidi yang bertujuan untuk membuka akses transportasi bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Menurut Kepala Bagian Keuangan dan Tata Usaha UPBU APT Pranoto Samarinda, Sunartopo, penerbangan perintis ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan transportasi udara bagi masyarakat yang sebelumnya sulit dijangkau. Hal ini disampaikannya dalam keterangan resmi di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Senin (8 Februari 2024).

Sunartopo menjelaskan, penerbangan perintis menjadi solusi bagi masyarakat pedalaman yang kerap menghadapi kendala geografis ketika mengandalkan moda transportasi darat atau air, yang memerlukan waktu tempuh lama dan biaya tidak sedikit. Dengan adanya akses udara yang lebih cepat dan terjangkau, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah.

“Penerbangan perintis ini memberikan kemudahan, tidak hanya dari sisi transportasi umum, tetapi juga dalam mendukung akses layanan kesehatan, pendidikan, dan perekonomian di daerah-daerah 3T," ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran layanan ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah, khususnya yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan di Samarinda, sebagai ibu kota Kalimantan Timur. Dengan koneksi yang lebih baik, masyarakat di pelosok dapat memperluas jangkauan aktivitas ekonomi mereka, baik dalam hal perdagangan, jasa, maupun kegiatan lainnya yang mendukung kesejahteraan.

Bandara APT Pranoto saat ini mengoperasikan sebanyak 12 rute penerbangan perintis. Rute-rute tersebut di antaranya menghubungkan Samarinda dengan Long Ampung, Datah Dawai, Muara Wahau, serta Maratua. Semua rute tersebut dirancang untuk menjangkau daerah-daerah yang sebelumnya relatif terisolasi dari jaringan transportasi umum.

Untuk mengoperasikan penerbangan ini, dua maskapai ditunjuk, yaitu Susi Air dan Smart Aviation. Kedua operator ini telah berpengalaman dalam melayani penerbangan perintis di berbagai wilayah Indonesia. Harga tiket pun disesuaikan agar tetap terjangkau masyarakat, mengingat adanya subsidi dari pemerintah. Harga tiket bervariasi antara Rp247.000 hingga Rp485.660, tergantung pada rute yang dipilih.

“Adanya subsidi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di daerah 3T. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga,” imbuh Sunartopo.

Ia juga mengingatkan bahwa penerbangan perintis tidak hanya sekadar alat transportasi, tetapi menjadi penggerak vital dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan terpencil. Transportasi udara memungkinkan masyarakat lebih cepat mendapatkan layanan kesehatan yang memadai, pendidikan yang lebih berkualitas, dan akses terhadap pasar untuk menjual hasil-hasil produk lokal mereka.

Sementara itu, salah satu pengguna layanan penerbangan perintis, Edi Setiyawan, mengungkapkan rasa syukur dan puas terhadap layanan ini. Edi, yang menggunakan rute Samarinda-Tanjung Selor, menyampaikan bahwa penerbangan perintis yang telah beroperasi sejak tahun lalu sangat membantu masyarakat.

Menurut Edi, kehadiran penerbangan ini membuat perjalanan menjadi lebih cepat dan aman. Ia menilai pelayanan dari pihak Bandara APT Pranoto juga sudah cukup baik. Selain itu, Edi menambahkan bahwa pada penerbangan perintis perdana di tahun 2024 ini, pihak bandara juga memberikan pengarahan yang jelas kepada para penumpang, sehingga membuat pengalaman terbang menjadi lebih nyaman.

“Penerbangan berjalan lancar, pelayanan juga cepat, aman, dan profesional. Kami berharap ke depan layanan ini dapat terus beroperasi secara rutin dan stabil,” katanya.

Respons positif dari pengguna layanan ini menjadi bukti bahwa kehadiran penerbangan perintis di Bandara APT Pranoto memang sangat dibutuhkan masyarakat. Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan mobilitas, tetapi juga sebagai pintu masuk kemajuan bagi wilayah-wilayah 3T di Kalimantan Timur.

Dalam jangka panjang, pengelola UPBU APT Pranoto Samarinda berharap layanan penerbangan ini tidak hanya berkontribusi pada aspek transportasi, tetapi juga mampu mempercepat pemerataan pembangunan, membuka lebih banyak peluang ekonomi, serta meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) di daerah-daerah yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Dengan komitmen yang kuat dan dukungan penuh dari pemerintah, penerbangan perintis ini diharapkan terus berkembang, melayani lebih banyak rute, dan menjangkau lebih banyak komunitas yang membutuhkan. (*)

Halaman :

Sorotan


Pemerintah Libatkan Lion Air Layani Penerbangan Jamaah Haji Indonesia Tahun 2025

Peristiwa

Lion Air Buka Tiga Jalur Udara Baru dari Palangkaraya ke Makassar, Bali, dan Lombok

Rute Penerbangan

Garuda Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang Skyteam The Aviation Challenge

Peristiwa

Pesawat Latih API Lakukan Pendaratan Darurat di Pantai Banyuwangi, Dua Awak Selamat

Peristiwa

Garuda Indonesia Tambah Armada, Perkuat Layanan Penerbangan Domestik dan Internasional

Peristiwa

Pilihan Redaksi

Ini Penyebab BBN Airlines Hentikan Rute Penerbangan Jakarta-Surabaya

Rute Penerbangan

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah, Siapkan 66 Jadwal Tiap Pekan

Peristiwa

Penerbangan Langsung Padang–Singapura Kembali Dibuka, Harapan Baru Pariwisata dan Ekonomi Sumbar

Rute Penerbangan

Terminal 2F Bandara Soetta Siap Layani Penerbangan Umrah Mulai Januari 2025

Info Bandara

17 Bandara Kehilangan Status Internasional, Pemerintah Fokus Perkuat Konektivitas Domestik

Info Bandara

Baca Juga

Pelita Air Resmikan Rute Baru Jakarta-Kendari, Perluas Konektivitas Udara Nasional

Rute Penerbangan

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Info Bandara

Kepatuhan Meningkat, Festival Balon Udara Wonosobo 2024 Berlangsung Aman

Peristiwa

Trigana Air Service, Maskapai Nasional yang Menjadi Penghubung Penting Nusantara

Maskapai

Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Setelah Gunung Ruang Turun Status

Info Bandara

Berita Lainnya

Soekarno-Hatta International Airport Masuk 25 Besar Bandara Terbaik Dunia Versi Skytrax

Info Bandara

Bandar Udara Sam Ratulangi Ditutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Ruang

Info Bandara

Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan Barang Kiriman Pekerja Migran Indonesia

Regulasi

Merger Citilink dan Pelita Air akan Dilakukan Bersamaan dengan Proses Merger Garuda Indonesia dan InJourney

Maskapai

Penumpang di 35 Bandara InJourney Naik 21 Persen Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2024

Info Bandara

Internasional
Lihat Semua
Domestik
Lihat Semua