Rute baru ini akan dioperasikan melalui Bandar Udara Haluoleo di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara (KDI) dan Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB).
Penerbangan perdana untuk rute Kendari–Surabaya dijadwalkan mulai pada 19 Januari 2024. Lion Air akan melayani rute ini setiap hari, dengan frekuensi tujuh kali dalam seminggu. Peluncuran rute baru ini diharapkan memberikan alternatif perjalanan yang lebih cepat dan praktis bagi masyarakat, tanpa perlu repot melakukan transit di kota lain.
Menurut Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic Lion Air, pembukaan jalur langsung ini bukan hanya menambah opsi perjalanan, tetapi juga diharapkan menjadi favorit baru bagi kalangan wisatawan, pelaku bisnis, serta masyarakat umum yang membutuhkan mobilitas antara kedua kota tersebut.
"Rute ini adalah pilihan terbaik bagi siapa saja yang ingin menikmati perjalanan langsung dari Kendari ke Surabaya, atau sebaliknya, tanpa harus menghadapi proses transit yang melelahkan," ujar Danang dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/1/2024).
Selain meningkatkan kenyamanan perjalanan, Danang juga menekankan bahwa rute baru ini diharapkan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi di kedua daerah. Dengan konektivitas yang lebih baik, peluang di sektor perdagangan, pariwisata, dan sektor lainnya diharapkan dapat tumbuh lebih pesat.
"Peningkatan konektivitas ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membuka lebih banyak peluang usaha di kedua kota," imbuhnya.
Dengan tersedianya jadwal penerbangan harian, Lion Air menawarkan kemudahan dan fleksibilitas bagi para pelaku perjalanan bisnis maupun wisatawan yang memiliki jadwal padat. Hal ini tentunya sangat membantu dalam merencanakan perjalanan dengan lebih efisien dan efektif, tanpa harus menghabiskan waktu menunggu penerbangan lanjutan.
Kendari: Kota Eksotis di Timur Indonesia
Kendari, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, menyimpan banyak potensi wisata yang menarik. Kota ini terkenal dengan keindahan alamnya, antara lain Pulau Labengki dengan pantai-pantai eksotis, Air Terjun Moramo yang memukau, hingga Taman Hutan Raya Murhum yang menjadi destinasi favorit pencinta alam. Selain itu, Kendari juga merupakan pusat kegiatan ekonomi untuk kawasan timur Indonesia, dengan sektor andalan meliputi pertanian, perikanan, serta pertambangan.
Kombinasi antara sektor wisata dan ekonomi membuat Kendari menjadi salah satu kota yang terus berkembang, sehingga konektivitas udara yang memadai sangat penting untuk menunjang aktivitas bisnis maupun pariwisata di kawasan ini.
Surabaya: Pusat Bisnis dan Gerbang Wisata Jawa Timur
Sementara itu, Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur, merupakan salah satu kota metropolitan terbesar di Indonesia. Dikenal sebagai pusat bisnis, pendidikan, dan budaya, Surabaya menawarkan berbagai atraksi menarik seperti Monumen Kapal Selam, Ekowisata Mangrove Wonorejo, serta kawasan kota tua dengan kekayaan sejarahnya.
Surabaya juga menjadi pintu gerbang strategis menuju berbagai destinasi populer di Jawa Timur, seperti Malang, Batu, Gunung Bromo, dan kawasan wisata lainnya. Mobilitas menuju berbagai kota ini tentu akan semakin mudah berkat tersedianya penerbangan langsung dari berbagai daerah, termasuk Kendari.
Dengan adanya rute Kendari–Surabaya, para pelaku bisnis, wisatawan, dan masyarakat umum kini dapat lebih cepat dan nyaman dalam menjelajahi berbagai potensi yang ditawarkan oleh kedua kota tersebut. Bagi pelaku usaha, koneksi ini membuka peluang kolaborasi antarwilayah, sementara bagi wisatawan, ini menjadi kesempatan untuk lebih mudah menikmati keindahan budaya dan alam Indonesia.
Dukungan terhadap Pariwisata dan Perdagangan
Rute baru ini juga sejalan dengan upaya Lion Air untuk mendukung program pemerintah dalam mempercepat pengembangan pariwisata nasional dan mendorong pertumbuhan sektor perdagangan antarwilayah. Dengan makin banyaknya penerbangan langsung yang menghubungkan kota-kota besar dan kota berkembang, arus barang dan manusia diharapkan meningkat, sehingga menciptakan efek domino positif terhadap perekonomian lokal dan nasional.
Dalam konteks pariwisata, koneksi langsung ini tentu akan menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin menjelajahi keunikan budaya, kuliner, dan alam Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara dan Jawa Timur.
Melalui langkah ini, Lion Air tidak hanya memperluas jangkauan layanannya, tetapi juga mempertegas komitmennya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di tanah air. Dengan harga tiket yang kompetitif dan layanan yang terus ditingkatkan, Lion Air berharap dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan perjalanan udara mereka. (*)
Penerbangan Langsung Singapura–Labuan Bajo Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Investasi
26 Mar 2025, 18:47 WIB
Wings Air Resmikan Penerbangan Makassar–Selayar, Perkuat Akses ke Destinasi Tersembunyi
19 Mar 2025, 18:31 WIB
BBN Airlines Indonesia Alihkan Fokus Bisnis ke Layanan Carter Pesawat Model ACMI
08 Mar 2025, 18:04 WIB
Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandara Demi Stabilkan Tiket Pesawat Lebaran
05 Mar 2025, 17:54 WIB
Peristiwa
25 Feb 2025, 17:37 WIB
Rute Penerbangan
20 Feb 2025, 17:21 WIB
Peristiwa
17 Feb 2025, 16:59 WIB
Peristiwa
06 Feb 2025, 16:26 WIB
Peristiwa
24 Jan 2025, 15:59 WIB
Rute Penerbangan
23 Jan 2025, 14:19 WIB
Peristiwa
10 Jan 2025, 13:50 WIB
Rute Penerbangan
07 Jan 2025, 13:03 WIB
Info Bandara
02 Jan 2025, 12:30 WIB
Info Bandara
29 Apr 2024, 13:53 WIB
Rute Penerbangan
25 Apr 2024, 13:49 WIB
Info Bandara
24 Apr 2024, 13:44 WIB
Peristiwa
23 Apr 2024, 13:39 WIB
Maskapai
23 Apr 2024, 13:35 WIB
Info Bandara
22 Apr 2024, 13:31 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:13 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:06 WIB
Regulasi
17 Apr 2024, 13:03 WIB
Maskapai
15 Apr 2024, 12:55 WIB
Info Bandara
08 Apr 2024, 12:53 WIB
Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...

Soekarno-Hatta Terpilih Sebagai Bandara dengan Pemulihan Tercepat di Asia Pasifik
Dibaca 30.328 kali