Kabar Haji 2025
Kabar Haji 2025
Home
»
Info Bandara
»
Detail Berita


Bandara Internasional Banyuwangi Bersiap Fasilitasi Penerbangan Umrah

Foto: Bandara Internasional Banyuwangi (BIM) bersiap fasilitasi penerbangan umrah.
Modern Fashion
Oleh : Joko Yuwono

Jakarta, infopesawat.com – PT Angkasa Pura II (Persero) bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus mendorong realisasi penerbangan umrah dari Bandara Internasional Banyuwangi.

Upaya ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat Banyuwangi dan sekitarnya dalam melaksanakan ibadah ke Tanah Suci.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, optimistis bahwa penerbangan umrah dari bandara kebanggaan Banyuwangi ini akan segera terwujud pada tahun 2024. Ia menyampaikan harapannya agar seluruh proses berjalan lancar sehingga warga dapat lebih mudah mengakses layanan penerbangan umrah tanpa harus melalui bandara lain yang lebih jauh.

"Semoga semua berjalan sesuai rencana, sehingga warga Banyuwangi dan wilayah sekitarnya bisa menunaikan ibadah umrah dengan lebih mudah," ujar Ipuk dalam pernyataannya pada Senin, 15 Januari 2024.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, PT Angkasa Pura II dan Pemkab Banyuwangi telah mengadakan pertemuan koordinasi yang juga melibatkan berbagai pihak terkait. Rapat ini dihadiri oleh perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi, serta perwakilan dari Kantor Kemenag Jember dan Situbondo.

Selain itu, sejumlah penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) serta stakeholder terkait turut diundang dalam rapat tersebut guna mendukung kelancaran program ini.

Executive General Manager (EGM) Bandara Internasional Banyuwangi, Johan Seno Acton, menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah aspek teknis terkait skema keberangkatan jamaah umrah. Johan menuturkan bahwa untuk tahap awal, keberangkatan jamaah belum dapat dilakukan secara langsung (direct flight) dari Banyuwangi menuju Arab Saudi.

Menurut Johan, saat ini ada tiga opsi rute transit yang memungkinkan, yakni melalui Malaysia, Singapura, atau Thailand, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah. Ia menambahkan, status Bandara Internasional Banyuwangi yang sudah mengantongi izin internasional membuka peluang besar untuk mewujudkan skema transit ini.

"Karena bandara kita sudah berstatus internasional, maka penerbangan transit ini sangat mungkin dilakukan. Tinggal menunggu kesepakatan lebih lanjut," kata Johan.

Dalam rencana yang sedang disusun, jamaah umrah dari Banyuwangi nantinya akan diberangkatkan menggunakan pesawat berbadan sedang seperti Boeing 737 atau Airbus A320. Setibanya di negara transit, perjalanan akan dilanjutkan dengan maskapai Saudi Airlines yang melayani rute langsung menuju Jeddah.

Johan berharap seluruh tahapan persiapan ini dapat berjalan dengan lancar dan penerbangan umrah dari Banyuwangi bisa resmi dibuka pada tahun ini. Ia meyakini bahwa dengan kerja sama seluruh pihak terkait, program ini akan menjadi tonggak baru dalam pelayanan transportasi udara di wilayah Banyuwangi.

"Semoga semua persiapan berjalan mulus sehingga penerbangan jamaah umrah dari Banyuwangi bisa segera terlaksana tahun ini," ungkap Johan.

Data yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2023, jumlah jamaah umrah yang berasal dari Banyuwangi mencapai sekitar 12.000 orang. Angka ini menunjukkan potensi pasar yang sangat besar untuk penerbangan umrah langsung dari daerah tersebut.

Selama ini, warga Banyuwangi yang ingin menunaikan umrah biasanya harus berangkat melalui bandara-bandara besar lain seperti Juanda di Surabaya atau Ngurah Rai di Bali, yang tentunya memerlukan waktu dan biaya tambahan. Dengan adanya layanan dari Bandara Internasional Banyuwangi, beban perjalanan itu diharapkan dapat berkurang.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melihat pengembangan layanan umrah ini bukan hanya sebagai upaya memudahkan jamaah, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi Banyuwangi sebagai pusat kegiatan penerbangan di wilayah tapal kuda Jawa Timur.

Selain mendukung kebutuhan ibadah masyarakat, penerbangan umrah juga diyakini dapat memberikan multiplier effect terhadap perekonomian daerah, mulai dari sektor jasa transportasi lokal, akomodasi, hingga sektor kuliner dan UMKM yang mendukung pergerakan jamaah.

PT Angkasa Pura II sendiri berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan layanan di Bandara Internasional Banyuwangi agar siap mendukung operasional penerbangan internasional secara lebih luas ke depannya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, operator bandara, Kementerian Agama, serta para penyelenggara perjalanan, diharapkan realisasi penerbangan umrah ini dapat menjadi pintu pembuka bagi pengembangan rute internasional lainnya dari Banyuwangi.

Melalui langkah-langkah ini, Banyuwangi tidak hanya memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional, tetapi juga sebagai salah satu gerbang utama bagi masyarakat Jawa Timur bagian timur untuk menjangkau dunia internasional. (*)

Halaman :

Sorotan


Pemerintah Libatkan Lion Air Layani Penerbangan Jamaah Haji Indonesia Tahun 2025

Peristiwa

Lion Air Buka Tiga Jalur Udara Baru dari Palangkaraya ke Makassar, Bali, dan Lombok

Rute Penerbangan

Garuda Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang Skyteam The Aviation Challenge

Peristiwa

Pesawat Latih API Lakukan Pendaratan Darurat di Pantai Banyuwangi, Dua Awak Selamat

Peristiwa

Garuda Indonesia Tambah Armada, Perkuat Layanan Penerbangan Domestik dan Internasional

Peristiwa

Pilihan Redaksi

Ini Penyebab BBN Airlines Hentikan Rute Penerbangan Jakarta-Surabaya

Rute Penerbangan

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah, Siapkan 66 Jadwal Tiap Pekan

Peristiwa

Penerbangan Langsung Padang–Singapura Kembali Dibuka, Harapan Baru Pariwisata dan Ekonomi Sumbar

Rute Penerbangan

Terminal 2F Bandara Soetta Siap Layani Penerbangan Umrah Mulai Januari 2025

Info Bandara

17 Bandara Kehilangan Status Internasional, Pemerintah Fokus Perkuat Konektivitas Domestik

Info Bandara

Baca Juga

Pelita Air Resmikan Rute Baru Jakarta-Kendari, Perluas Konektivitas Udara Nasional

Rute Penerbangan

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Info Bandara

Kepatuhan Meningkat, Festival Balon Udara Wonosobo 2024 Berlangsung Aman

Peristiwa

Trigana Air Service, Maskapai Nasional yang Menjadi Penghubung Penting Nusantara

Maskapai

Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Setelah Gunung Ruang Turun Status

Info Bandara

Berita Lainnya

Soekarno-Hatta International Airport Masuk 25 Besar Bandara Terbaik Dunia Versi Skytrax

Info Bandara

Bandar Udara Sam Ratulangi Ditutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Ruang

Info Bandara

Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan Barang Kiriman Pekerja Migran Indonesia

Regulasi

Merger Citilink dan Pelita Air akan Dilakukan Bersamaan dengan Proses Merger Garuda Indonesia dan InJourney

Maskapai

Penumpang di 35 Bandara InJourney Naik 21 Persen Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2024

Info Bandara

Internasional
Lihat Semua
Domestik
Lihat Semua