Sejumlah penumpang menceritakan bahwa pesawat tiba-tiba turun naik secara drastis dalam hitungan detik. Akibatnya, beberapa penumpang yang tidak mengenakan sabuk pengaman terlempar dari tempat duduk mereka dan menghantam bagian dalam kabin. Kejadian ini menyebabkan kepanikan luar biasa di antara penumpang.
Setibanya di Auckland, sekitar 50 orang mendapat perawatan medis. Menurut pihak Bandara Auckland, dua orang di antaranya mengalami luka serius, sedangkan 48 lainnya mengalami cedera ringan. Beberapa korban mengalami robekan di beberapa bagian tubuh, namun secara keseluruhan, cedera tersebut tidak membahayakan nyawa dan sebagian besar penumpang tetap bisa berjalan sendiri.
Komisi Investigasi Kecelakaan Transportasi Selandia Baru mengonfirmasi bahwa informasi seputar insiden masih dikumpulkan dan investigasi penuh belum dapat dilakukan. Peristiwa ini memperpanjang daftar masalah yang menyeret nama Boeing di tengah upaya perusahaan itu untuk memulihkan reputasinya.
Insiden yang melibatkan Latam ini terjadi hanya berselang dua hari setelah masalah lain muncul pada pesawat Boeing yang dioperasikan oleh Alaska Airlines. Pesawat jenis Boeing 737-900ER yang terbang menuju Portland mengalami gangguan ketika pintu kargo terbuka selama penerbangan. Pilot diketahui tidak menyadari adanya masalah tersebut hingga pesawat bersiap untuk mendarat.
Alaska Airlines mengungkapkan bahwa pintu kargo pesawat terbuka dalam tahap pendaratan. Menyikapi insiden itu, maskapai langsung mengandangkan seluruh armada terkait untuk dilakukan inspeksi menyeluruh dan penggantian perangkat pintu. Langkah cepat ini diambil untuk memastikan keselamatan penerbangan selanjutnya.
Di tengah rangkaian kabar buruk terkait Boeing, kabar duka datang dari Amerika Serikat. John Barnett, mantan karyawan Boeing yang pernah mengungkapkan keprihatinannya terhadap standar produksi perusahaan, ditemukan meninggal dunia pada Sabtu, 9 Maret 2024. Laporan dari Charleston County Coroner menyebutkan bahwa Barnett tewas akibat luka yang ditimbulkannya sendiri.
Barnett yang telah mengabdi selama 32 tahun di Boeing dan pensiun pada 2017, diketahui sedang terlibat dalam proses hukum melawan mantan perusahaannya. Ia dijadwalkan untuk memberikan kesaksian lanjutan pada hari kematiannya. Setelah ia tidak muncul di lokasi pemeriksaan, penyelidikan dilakukan di hotel tempatnya menginap, dan jasadnya ditemukan di dalam truk yang diparkir di area hotel.
Dalam pernyataannya, Boeing menyampaikan rasa dukacita atas kematian Barnett. Sebelumnya, Barnett mengklaim bahwa ada tekanan terhadap pekerja Boeing untuk sengaja memasang suku cadang pesawat di bawah standar kualitas pada jalur produksi. Pernyataan ini menambah deretan tuduhan serius terhadap praktik internal di perusahaan penerbangan terbesar di dunia tersebut.
Rangkaian peristiwa ini memperburuk citra Boeing yang dalam beberapa tahun terakhir telah berupaya keras memperbaiki kepercayaan publik pasca tragedi Lion Air dan Ethiopian Airlines yang menewaskan ratusan orang. Gangguan teknis terbaru serta kontroversi internal kembali mempertegas tantangan besar yang dihadapi Boeing di tengah ketatnya persaingan industri penerbangan global.
Bagi para penumpang dan industri penerbangan, isu keselamatan penerbangan menjadi perhatian utama. Insiden-insiden yang terjadi belakangan ini menimbulkan kekhawatiran baru akan keandalan pesawat Boeing, sementara penyelidikan menyeluruh terhadap masalah teknis dan prosedur produksi kini menjadi tuntutan mendesak dari berbagai pihak, termasuk regulator dan konsumen.
Meski belum ada kesimpulan resmi dari otoritas terkait baik di Selandia Baru maupun di Amerika Serikat mengenai akar masalah teknis dalam dua insiden penerbangan tersebut, perhatian dunia kini tertuju pada langkah-langkah perbaikan yang akan dilakukan Boeing dalam waktu dekat. Perusahaan yang pernah menjadi lambang keunggulan teknologi penerbangan ini harus berjuang keras untuk memulihkan kepercayaan pelanggan dan memastikan bahwa standar keselamatan tetap menjadi prioritas utama di setiap pesawat yang mereka produksi. (*)
Penerbangan Langsung Singapura–Labuan Bajo Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Investasi
26 Mar 2025, 18:47 WIB
Wings Air Resmikan Penerbangan Makassar–Selayar, Perkuat Akses ke Destinasi Tersembunyi
19 Mar 2025, 18:31 WIB
BBN Airlines Indonesia Alihkan Fokus Bisnis ke Layanan Carter Pesawat Model ACMI
08 Mar 2025, 18:04 WIB
Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandara Demi Stabilkan Tiket Pesawat Lebaran
05 Mar 2025, 17:54 WIB
Peristiwa
25 Feb 2025, 17:37 WIB
Rute Penerbangan
20 Feb 2025, 17:21 WIB
Peristiwa
17 Feb 2025, 16:59 WIB
Peristiwa
06 Feb 2025, 16:26 WIB
Peristiwa
24 Jan 2025, 15:59 WIB
Rute Penerbangan
23 Jan 2025, 14:19 WIB
Peristiwa
10 Jan 2025, 13:50 WIB
Rute Penerbangan
07 Jan 2025, 13:03 WIB
Info Bandara
02 Jan 2025, 12:30 WIB
Info Bandara
29 Apr 2024, 13:53 WIB
Rute Penerbangan
25 Apr 2024, 13:49 WIB
Info Bandara
24 Apr 2024, 13:44 WIB
Peristiwa
23 Apr 2024, 13:39 WIB
Maskapai
23 Apr 2024, 13:35 WIB
Info Bandara
22 Apr 2024, 13:31 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:13 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:06 WIB
Regulasi
17 Apr 2024, 13:03 WIB
Maskapai
15 Apr 2024, 12:55 WIB
Info Bandara
08 Apr 2024, 12:53 WIB
Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...

Soekarno-Hatta Terpilih Sebagai Bandara dengan Pemulihan Tercepat di Asia Pasifik
Dibaca 30.584 kali