Kepastian dimulainya rute baru tersebut dikonfirmasi oleh Humas Bandara Haluoleo Kendari, Nurlansyah. Dalam keterangannya kepada media, ia menyampaikan bahwa pembukaan rute telah disertai dengan seremoni dan langsung diikuti penerbangan perdana pada tanggal yang sama.
Peluncuran rute Jakarta-Kendari ini menjadi rute kedua yang dibuka oleh Pelita Air sepanjang April 2024, setelah sebelumnya membuka rute penerbangan langsung Jakarta-Aceh pada 3 April lalu. Dengan penambahan ini, Pelita Air kini telah melayani total 13 rute penerbangan domestik dari barat hingga timur Indonesia.
Direktur Niaga PT Pelita Air Service, Asa Perkasa, mengungkapkan bahwa ekspansi rute ini merupakan bagian dari upaya strategis perusahaan dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Tanah Air. Menurutnya, pembukaan rute ke Kendari menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan ekonomi daerah, khususnya di Sulawesi Tenggara.
Asa menjelaskan bahwa Kendari dan Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki potensi ekonomi yang cukup signifikan. Wilayah ini dikenal sebagai penghasil utama sektor pertambangan, pertanian, perikanan, serta memiliki destinasi wisata unggulan. Dengan adanya jalur penerbangan langsung dari Jakarta, diharapkan konektivitas menuju kawasan ini semakin terbuka, sehingga dapat mendukung mobilitas masyarakat dan pelaku usaha.
Pelita Air mengoperasikan rute Jakarta-Kendari menggunakan pesawat Airbus A320-200, yang memiliki kapasitas 180 kursi kelas ekonomi atau dikenal juga sebagai Silver Class. Penerbangan ini dilayani setiap hari dengan frekuensi tujuh kali seminggu. Jadwal keberangkatan dan kedatangan telah disesuaikan untuk memberikan fleksibilitas kepada penumpang yang ingin melakukan perjalanan bisnis maupun wisata.
Dalam setiap penerbangannya, Pelita Air tetap memberikan layanan standar seperti rute lainnya. Penumpang akan memperoleh fasilitas berupa makanan ringan (snack), minuman, serta bagasi gratis dengan kapasitas maksimal 20 kilogram. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pelita Air dalam memberikan pengalaman terbang yang nyaman dan terjangkau bagi seluruh pengguna jasa penerbangannya.
Hingga saat ini, jaringan penerbangan Pelita Air telah mencakup sejumlah kota besar dan penting di Indonesia, antara lain Jakarta, Bali, Yogyakarta, Surabaya, Padang, Palembang, Pekanbaru, Balikpapan, Pontianak, Banjarmasin, Sorong, Aceh, dan kini Kendari. Penambahan rute ke Kendari memperkuat posisi Pelita Air sebagai salah satu maskapai domestik yang secara aktif berkontribusi terhadap pemerataan akses transportasi udara di Indonesia.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Belli Harli, turut menyambut positif dibukanya rute langsung dari Jakarta ke Kendari oleh Pelita Air. Ia menyatakan harapannya agar maskapai tersebut ke depan juga mempertimbangkan pembukaan rute penerbangan dari kota-kota besar lainnya seperti Denpasar ke Kendari. Menurutnya, langkah ini akan sangat membantu dalam mengembangkan potensi pariwisata daerah yang saat ini mulai dikenal secara nasional maupun internasional.
Belli menambahkan bahwa Sulawesi Tenggara memiliki sejumlah kawasan wisata yang sangat potensial. Salah satunya adalah Wakatobi, yang telah ditetapkan pemerintah sebagai salah satu dari sepuluh destinasi wisata prioritas nasional atau dikenal juga sebagai "10 Bali Baru". Oleh sebab itu, peningkatan aksesibilitas udara menjadi kunci utama dalam mendatangkan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ia menyebut, jika semakin banyak maskapai yang membuka rute langsung menuju Kendari dari berbagai kota di Indonesia, maka hal tersebut akan memberi dampak positif tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Pemerintah daerah pun siap mendukung upaya kolaboratif antara pihak maskapai dan pelaku industri wisata untuk mengoptimalkan potensi daerah.
Dengan bertambahnya rute yang dilayani, Pelita Air terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas jaringan penerbangan domestik dan memberikan kontribusi nyata terhadap integrasi ekonomi dan mobilitas masyarakat. Pembukaan rute Jakarta-Kendari diyakini tidak hanya akan menguntungkan masyarakat setempat, namun juga memperkuat posisi Kendari sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di kawasan timur Indonesia. (*)
Penerbangan Langsung Singapura–Labuan Bajo Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Investasi
26 Mar 2025, 18:47 WIB
Wings Air Resmikan Penerbangan Makassar–Selayar, Perkuat Akses ke Destinasi Tersembunyi
19 Mar 2025, 18:31 WIB
BBN Airlines Indonesia Alihkan Fokus Bisnis ke Layanan Carter Pesawat Model ACMI
08 Mar 2025, 18:04 WIB
Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandara Demi Stabilkan Tiket Pesawat Lebaran
05 Mar 2025, 17:54 WIB
Peristiwa
25 Feb 2025, 17:37 WIB
Rute Penerbangan
20 Feb 2025, 17:21 WIB
Peristiwa
17 Feb 2025, 16:59 WIB
Peristiwa
06 Feb 2025, 16:26 WIB
Peristiwa
24 Jan 2025, 15:59 WIB
Rute Penerbangan
23 Jan 2025, 14:19 WIB
Peristiwa
10 Jan 2025, 13:50 WIB
Rute Penerbangan
07 Jan 2025, 13:03 WIB
Info Bandara
02 Jan 2025, 12:30 WIB
Info Bandara
29 Apr 2024, 13:53 WIB
Rute Penerbangan
25 Apr 2024, 13:49 WIB
Info Bandara
24 Apr 2024, 13:44 WIB
Peristiwa
23 Apr 2024, 13:39 WIB
Maskapai
23 Apr 2024, 13:35 WIB
Info Bandara
22 Apr 2024, 13:31 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:13 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:06 WIB
Regulasi
17 Apr 2024, 13:03 WIB
Maskapai
15 Apr 2024, 12:55 WIB
Info Bandara
08 Apr 2024, 12:53 WIB
Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...

Soekarno-Hatta Terpilih Sebagai Bandara dengan Pemulihan Tercepat di Asia Pasifik
Dibaca 30.565 kali