Kabar Haji 2025
Kabar Haji 2025
Home
»
Domestik
»
Detail Berita


Lion Air Resmi Ditunjuk Pemerintah Sebagai Salah Satu Maskapai Haji Tahun 2025

Foto: Lion Air Group resmi ditunjuk pemerintah sebagai salah satu maskapai yang akan melayani penerbangan jemaah haji Indonesia pada musim haji tahun 2025.
Modern Fashion
Oleh : Joko Yuwono

Jakarta, infopesawat.com – Lion Air Group resmi ditunjuk pemerintah sebagai salah satu maskapai yang akan melayani penerbangan jemaah haji Indonesia pada musim haji tahun 2025. Penunjukan ini menjadi langkah penting dalam memperluas pilihan maskapai untuk pelaksanaan ibadah haji, yang sebelumnya didominasi oleh Garuda Indonesia.

Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Lion Air Group, Daniel Putut Adi, dalam rapat Panitia Kerja (Panja) Haji DPR RI bersama jajaran Kementerian Agama dan sejumlah perwakilan maskapai penerbangan. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Komisi VIII DPR RI pada Jumat, 3 Januari 2025.

Daniel menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepada Lion Air untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan haji tahun ini. Ia menyebut bahwa Lion Air telah lama terlibat dalam penerbangan umrah dan memiliki pengalaman mengelola perjalanan udara skala besar untuk keperluan ibadah ke Tanah Suci.

“Sekali lagi kami ucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan kepada pemerintah atas kepercayaan ini. Tahun 2025 akan menjadi momentum penting bagi kami untuk berkontribusi melayani jemaah haji Indonesia,” ujar Daniel di hadapan anggota dewan dan pejabat terkait.

Daniel menjelaskan bahwa Lion Air bukan pemain baru dalam layanan penerbangan religi. Maskapai ini mulai melayani penerbangan umrah sejak 2009, ditandai dengan kepemilikan pesawat berbadan lebar (wide body), yakni Boeing 747-400, yang memungkinkan pengangkutan jemaah dalam jumlah besar secara efisien. Dua unit pesawat tersebut digunakan secara rutin untuk mengantar jemaah umrah dari berbagai wilayah Indonesia.

Pada tahun 2011, Lion Air memperluas kiprah internasionalnya ketika dipercaya oleh maskapai Flynas dari Arab Saudi untuk menyewakan beberapa pesawatnya guna mendukung pelaksanaan ibadah haji di sejumlah negara. Pesawat Lion Air yang disewa itu ikut melayani jemaah dari kawasan Afrika, Eropa, hingga Asia Tengah. Hal ini, menurut Daniel, menjadi bukti bahwa Lion Air memiliki kapabilitas teknis dan operasional dalam menangani perjalanan udara berskala besar dan kompleks seperti haji.

“Selama hampir 13 tahun kami telah berpengalaman mengelola penerbangan untuk jemaah umrah. Kami juga telah dipercaya mendukung penerbangan haji dari negara-negara lain. Maka kami menyambut baik kesempatan ini untuk bisa melayani langsung jemaah haji Indonesia di tahun 2025,” tambahnya.

Penunjukan Lion Air Group ini juga selaras dengan pernyataan Wakil Menteri Agama RI, Romo HR Muhammad Syafi’i, yang sebelumnya mengisyaratkan bahwa pemerintah membuka opsi untuk melibatkan maskapai lain dalam penyelenggaraan haji, selain Garuda Indonesia. Menurutnya, diversifikasi maskapai bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada jemaah, baik dari sisi keberangkatan maupun kepulangan.

Langkah pemerintah menggandeng lebih dari satu maskapai dinilai sebagai strategi yang logis di tengah meningkatnya jumlah jemaah haji dan tuntutan akan layanan yang lebih cepat, nyaman, dan efisien. Dengan melibatkan Lion Air, diharapkan terjadi perbaikan signifikan pada aspek logistik dan distribusi penerbangan, terutama dalam menanggulangi potensi keterlambatan atau kepadatan di bandara.

Meski demikian, belum dijelaskan secara rinci berapa jumlah pesawat Lion Air yang akan dikerahkan dan dari kota-kota mana saja jemaah akan diterbangkan. Namun dari pernyataan Daniel, dapat disimpulkan bahwa Lion Air telah melakukan persiapan menyeluruh, termasuk armada dan sumber daya pendukung lainnya.

Partisipasi Lion Air Group dalam layanan haji 2025 juga dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas pasar penerbangan religi. Selama ini, pasar umrah dan haji di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia, dengan ribuan jemaah diberangkatkan setiap tahunnya. Keterlibatan Lion Air berpotensi memperketat persaingan layanan antar maskapai yang diharapkan berdampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan.

Daniel menyampaikan harapannya agar keikutsertaan Lion Air pada musim haji tahun ini bisa berjalan lancar dan menjadi awal dari kontribusi yang lebih besar bagi kebutuhan jemaah haji Indonesia di masa depan. Ia menekankan bahwa pihaknya siap mendukung penuh program pemerintah dalam menghadirkan layanan haji yang lebih baik, profesional, dan berorientasi pada kenyamanan penumpang.

“Tahun 2025 mudah-mudahan menjadi tahun yang baik dan penuh berkah bagi kita semua. Kami siap menjadi bagian dari misi besar melayani tamu-tamu Allah dengan sepenuh hati,” tutup Daniel.

Dengan komitmen tersebut, Lion Air kini bersiap memasuki babak baru sebagai maskapai nasional yang turut berperan dalam ibadah haji, melengkapi rekam jejak panjangnya dalam layanan penerbangan domestik dan regional. Pemerintah sendiri diperkirakan akan terus mengevaluasi kinerja maskapai yang terlibat, guna memastikan seluruh proses pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan sesuai harapan. (*)

Halaman :
Tag Berita :

Sorotan


Pemerintah Libatkan Lion Air Layani Penerbangan Jamaah Haji Indonesia Tahun 2025

Peristiwa

Lion Air Buka Tiga Jalur Udara Baru dari Palangkaraya ke Makassar, Bali, dan Lombok

Rute Penerbangan

Garuda Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang Skyteam The Aviation Challenge

Peristiwa

Pesawat Latih API Lakukan Pendaratan Darurat di Pantai Banyuwangi, Dua Awak Selamat

Peristiwa

Garuda Indonesia Tambah Armada, Perkuat Layanan Penerbangan Domestik dan Internasional

Peristiwa

Pilihan Redaksi

Ini Penyebab BBN Airlines Hentikan Rute Penerbangan Jakarta-Surabaya

Rute Penerbangan

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah, Siapkan 66 Jadwal Tiap Pekan

Peristiwa

Penerbangan Langsung Padang–Singapura Kembali Dibuka, Harapan Baru Pariwisata dan Ekonomi Sumbar

Rute Penerbangan

Terminal 2F Bandara Soetta Siap Layani Penerbangan Umrah Mulai Januari 2025

Info Bandara

17 Bandara Kehilangan Status Internasional, Pemerintah Fokus Perkuat Konektivitas Domestik

Info Bandara

Baca Juga

Pelita Air Resmikan Rute Baru Jakarta-Kendari, Perluas Konektivitas Udara Nasional

Rute Penerbangan

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Info Bandara

Kepatuhan Meningkat, Festival Balon Udara Wonosobo 2024 Berlangsung Aman

Peristiwa

Trigana Air Service, Maskapai Nasional yang Menjadi Penghubung Penting Nusantara

Maskapai

Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Setelah Gunung Ruang Turun Status

Info Bandara

Berita Lainnya

Soekarno-Hatta International Airport Masuk 25 Besar Bandara Terbaik Dunia Versi Skytrax

Info Bandara

Bandar Udara Sam Ratulangi Ditutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Ruang

Info Bandara

Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan Barang Kiriman Pekerja Migran Indonesia

Regulasi

Merger Citilink dan Pelita Air akan Dilakukan Bersamaan dengan Proses Merger Garuda Indonesia dan InJourney

Maskapai

Penumpang di 35 Bandara InJourney Naik 21 Persen Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2024

Info Bandara

Internasional
Lihat Semua
Domestik
Lihat Semua