Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar perjalanan udara dengan durasi panjang tetap terasa nyaman dan tidak menguras energi.
Sebelum naik pesawat untuk penerbangan lintas negara atau benua, ada baiknya calon penumpang mempersiapkan diri secara fisik maupun mental. Kondisi tubuh yang prima sangat penting agar mampu beradaptasi dengan perubahan tekanan udara, suhu kabin yang dingin, dan posisi duduk yang relatif sempit selama berjam-jam. Oleh karena itu, dianjurkan untuk cukup tidur dan mengonsumsi makanan bergizi sebelum keberangkatan agar tubuh tetap bugar saat berada di ketinggian.
Selain kesiapan fisik, orang dengan kondisi kesehatan tertentu juga perlu lebih waspada. Jika memiliki penyakit kronis atau riwayat medis khusus, penting untuk membawa obat-obatan pribadi yang dibutuhkan selama penerbangan. Hal ini bisa mencegah risiko munculnya gangguan kesehatan di tengah perjalanan, terutama ketika berada di dalam pesawat yang tidak memiliki akses langsung ke fasilitas medis lengkap.
Tak kalah penting, calon penumpang juga disarankan untuk mengemas barang bawaan secara bijak. Bawalah perlengkapan yang benar-benar dibutuhkan selama penerbangan, seperti bantal leher, penutup mata, headset, atau lotion untuk menjaga kelembapan kulit. Hindari membawa barang berlebihan yang justru bisa membuat tas kabin penuh dan menyulitkan akses saat ingin mengambil barang tertentu di tengah penerbangan.
Satu hal yang sering diabaikan oleh banyak orang adalah pentingnya menjaga hidrasi tubuh selama berada di udara. Kabin pesawat memiliki kelembapan udara yang rendah, sehingga tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Untuk itu, minumlah air putih secara berkala agar terhindar dari dehidrasi. Hindari terlalu banyak mengonsumsi minuman berkafein atau beralkohol, karena jenis minuman tersebut justru mempercepat pengeluaran cairan dari tubuh.
Selain memperhatikan asupan cairan, menjaga sirkulasi darah juga sangat penting, apalagi jika harus duduk dalam waktu yang lama. Duduk terlalu lama tanpa bergerak bisa meningkatkan risiko pembekuan darah di kaki. Untuk mencegah hal ini, lakukan peregangan ringan atau berjalan perlahan-lahan di lorong pesawat setiap beberapa jam sekali. Meluruskan kaki atau sekadar menggerakkan pergelangan kaki dan jari-jari secara berkala juga dapat membantu melancarkan peredaran darah.
Penerbangan Langsung Singapura–Labuan Bajo Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Investasi
26 Mar 2025, 18:47 WIB
Wings Air Resmikan Penerbangan Makassar–Selayar, Perkuat Akses ke Destinasi Tersembunyi
19 Mar 2025, 18:31 WIB
BBN Airlines Indonesia Alihkan Fokus Bisnis ke Layanan Carter Pesawat Model ACMI
08 Mar 2025, 18:04 WIB
Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandara Demi Stabilkan Tiket Pesawat Lebaran
05 Mar 2025, 17:54 WIB
Peristiwa
25 Feb 2025, 17:37 WIB
Rute Penerbangan
20 Feb 2025, 17:21 WIB
Peristiwa
17 Feb 2025, 16:59 WIB
Peristiwa
06 Feb 2025, 16:26 WIB
Peristiwa
24 Jan 2025, 15:59 WIB
Rute Penerbangan
23 Jan 2025, 14:19 WIB
Peristiwa
10 Jan 2025, 13:50 WIB
Rute Penerbangan
07 Jan 2025, 13:03 WIB
Info Bandara
02 Jan 2025, 12:30 WIB
Info Bandara
29 Apr 2024, 13:53 WIB
Rute Penerbangan
25 Apr 2024, 13:49 WIB
Info Bandara
24 Apr 2024, 13:44 WIB
Peristiwa
23 Apr 2024, 13:39 WIB
Maskapai
23 Apr 2024, 13:35 WIB
Info Bandara
22 Apr 2024, 13:31 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:13 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:06 WIB
Regulasi
17 Apr 2024, 13:03 WIB
Maskapai
15 Apr 2024, 12:55 WIB
Info Bandara
08 Apr 2024, 12:53 WIB
Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...

Soekarno-Hatta Terpilih Sebagai Bandara dengan Pemulihan Tercepat di Asia Pasifik
Dibaca 30.328 kali