Kabar Haji 2025
Kabar Haji 2025
Home
»
Teknologi
»
Detail Berita


Ini Dia 10 Pesawat Tempur Paling Canggih dan Mematikan

Foto: Jet tempur Saab JAS 39E Gripen buatan Swedia.(Dok. SAAB via AEROTIME)
Modern Fashion
Oleh : Joko Yuwono

Jakarta, infopesawat.com – Jet tempur merupakan bagian vital dari kekuatan militer sebuah negara, dirancang untuk menghadapi musuh di udara dengan kecepatan, kelincahan, dan ukuran yang lebih kecil dibanding pesawat pengebom.

Di era modern, jet tempur tidak hanya untuk pertempuran udara, tetapi juga mampu menjalankan berbagai misi berkat teknologi canggih seperti mesin berdaya tinggi, sistem radar mutakhir, dan persenjataan kompleks.

Dalam daftar 10 jet tempur tercanggih di dunia, Lockheed Martin F-35 Lightning II menempati posisi teratas. Jet ini dilengkapi sistem sensor dan fusi data yang mampu mengumpulkan serta mendistribusikan informasi lebih cepat dibandingkan jet siluman lainnya, memberi keunggulan strategis bagi pilot dalam mengambil keputusan di medan perang. Akselerasi, kelincahan, dan manuvernya pun diakui luar biasa.

China turut bersaing di level ini dengan jet tempur J-20 Mighty Dragon. Meski tidak selincah F-22 atau Su-57 karena tidak dilengkapi knalpot mesin vektor-dorong, desain siluman J-20 termasuk yang tercanggih. Rincian teknis pesawat ini dirahasiakan, dan kini China tengah mengembangkan varian baru, termasuk versi dua kursi untuk pengendalian drone serta penggunaan mesin baru yang lebih bertenaga.

Lockheed Martin F-22 Raptor juga masuk dalam jajaran pesawat tempur paling maju. Jet tempur kursi tunggal bermesin ganda ini dikembangkan untuk Angkatan Udara Amerika Serikat melalui program Advanced Tactical Fighter. F-22 dirancang terutama untuk superioritas udara, namun juga mampu menjalankan misi serangan darat, peperangan elektronik, dan pengumpulan intelijen sinyal. Lockheed Martin bertanggung jawab atas produksi utama, sementara Boeing menangani bagian sayap, badan belakang, integrasi avionik, hingga sistem pelatihan.

Korea Selatan dan Indonesia berkolaborasi menghasilkan KF-21 Boramae, jet tempur baru yang membawa banyak fitur canggih serupa dengan F-35. Meski dalam tahap awal pengembangan, Boramae dirancang untuk terus ditingkatkan. Versi berikutnya akan dilengkapi teluk senjata internal dan sensor yang lebih maju, mengangkat posisi jet ini lebih tinggi dalam peta kekuatan udara global.

Sementara itu, Rusia mengandalkan Sukhoi Su-57 Felon sebagai pesawat siluman generasi kelima. Meski pengembangannya tersendat oleh berbagai kendala teknis, Su-57 tetap menunjukkan potensi besar berkat kemampuan manuver di kecepatan rendah serta sistem elektronik dan sensor mutakhir. Rusia terus melakukan penyempurnaan, termasuk rencana penerapan mesin baru dalam waktu dekat.

China juga memperkenalkan FC-31, pesawat tempur generasi kelima yang dirancang untuk kapal induk sekaligus untuk pasar ekspor. Meski rincian kemampuannya masih sedikit diketahui, gambar terbaru menunjukkan sejumlah pembaruan seperti desain mesin baru, kanopi yang diperbaharui, dan berbagai peningkatan penting lainnya.

Tak kalah menarik, F-15 Eagle tetap menunjukkan dominasinya meski telah melampaui usia 50 tahun sejak diperkenalkan. Pesawat ini menjadi satu-satunya jet tempur yang membukukan lebih dari 100 kemenangan udara tanpa satu pun kekalahan. Boeing kini mengembangkan varian terbaru, F-15EX, yang membawa radar baru, sistem avionik modern, dan berbagai senjata canggih, memperpanjang umur operasional jet legendaris ini.

Di Eropa, Eurofighter Typhoon menonjol sebagai hasil kolaborasi beberapa negara besar. Meski awalnya diproyeksikan hanya untuk Eropa, jet ini kini digunakan oleh berbagai negara di Timur Tengah. Dengan teknologi yang terus diperbarui, Typhoon varian Tranche 3 dan Tranche 4 membawa sistem elektronik dan persenjataan terbaru, memperkuat posisi jet ini di antara pesawat generasi keempat tercanggih.

Dari Prancis, Rafale tampil sebagai jet multirole dengan berbagai varian, termasuk yang dioperasikan dari kapal induk. Dengan sistem senjata dan sensor terbaru di varian F3, serta pengembangan lanjutan dalam Rafale F4, Prancis dan sejumlah negara mitra seperti Uni Emirat Arab dan India bersiap memperkuat armadanya dengan teknologi terbaru dari Rafale.

Terakhir, Rusia dan China memanfaatkan platform Su-27 untuk mengembangkan sejumlah varian seperti Su-30, Su-35, Su-37, dan Shenyang J-16. Di antara mereka, Su-35S menjadi versi paling maju dengan integrasi sistem elektronik buatan Rusia yang terkini dan fitur nozel mesin thrust-vectoring yang memungkinkan manuver ekstrem di udara, menjadikannya salah satu jet tempur paling lincah dan berbahaya di dunia saat ini.

Dengan beragam inovasi dan pengembangan di berbagai belahan dunia, kompetisi di langit terus memanas. Setiap negara berlomba menghasilkan jet tempur yang lebih cepat, lebih canggih, dan lebih mematikan, untuk mengamankan supremasi udara di masa depan. (*)

Halaman :

Sorotan


Pemerintah Libatkan Lion Air Layani Penerbangan Jamaah Haji Indonesia Tahun 2025

Peristiwa

Lion Air Buka Tiga Jalur Udara Baru dari Palangkaraya ke Makassar, Bali, dan Lombok

Rute Penerbangan

Garuda Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang Skyteam The Aviation Challenge

Peristiwa

Pesawat Latih API Lakukan Pendaratan Darurat di Pantai Banyuwangi, Dua Awak Selamat

Peristiwa

Garuda Indonesia Tambah Armada, Perkuat Layanan Penerbangan Domestik dan Internasional

Peristiwa

Pilihan Redaksi

Ini Penyebab BBN Airlines Hentikan Rute Penerbangan Jakarta-Surabaya

Rute Penerbangan

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah, Siapkan 66 Jadwal Tiap Pekan

Peristiwa

Penerbangan Langsung Padang–Singapura Kembali Dibuka, Harapan Baru Pariwisata dan Ekonomi Sumbar

Rute Penerbangan

Terminal 2F Bandara Soetta Siap Layani Penerbangan Umrah Mulai Januari 2025

Info Bandara

17 Bandara Kehilangan Status Internasional, Pemerintah Fokus Perkuat Konektivitas Domestik

Info Bandara

Baca Juga

Pelita Air Resmikan Rute Baru Jakarta-Kendari, Perluas Konektivitas Udara Nasional

Rute Penerbangan

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Info Bandara

Kepatuhan Meningkat, Festival Balon Udara Wonosobo 2024 Berlangsung Aman

Peristiwa

Trigana Air Service, Maskapai Nasional yang Menjadi Penghubung Penting Nusantara

Maskapai

Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Setelah Gunung Ruang Turun Status

Info Bandara

Berita Lainnya

Soekarno-Hatta International Airport Masuk 25 Besar Bandara Terbaik Dunia Versi Skytrax

Info Bandara

Bandar Udara Sam Ratulangi Ditutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Ruang

Info Bandara

Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan Barang Kiriman Pekerja Migran Indonesia

Regulasi

Merger Citilink dan Pelita Air akan Dilakukan Bersamaan dengan Proses Merger Garuda Indonesia dan InJourney

Maskapai

Penumpang di 35 Bandara InJourney Naik 21 Persen Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2024

Info Bandara

Internasional
Lihat Semua
Domestik
Lihat Semua