Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 752 yang terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta mendarat mulus di landasan pacu Dhoho. Tradisi water salute yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran bandara menyemprotkan air membentuk lengkungan di atas pesawat sebagai bentuk penghormatan atas pendaratan perdana di bandara baru tersebut.
Momen ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kediri, termasuk Bupati Hanindhito Himawan Pramana. Ia mengungkapkan kebahagiannya melihat mimpi panjang warga Kediri akhirnya terwujud. Menurutnya, gagasan memiliki bandara di Kediri yang dahulu terasa mustahil kini telah menjadi kenyataan berkat kerja sama berbagai pihak, terutama perusahaan swasta nasional.
Bandara Dhoho dibangun menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), yang melibatkan PT Surya Dhoho Investama (SDHI), anak usaha dari PT Gudang Garam. Meskipun pendanaannya sepenuhnya berasal dari swasta, operasional bandara dipercayakan kepada Angkasa Pura Airports, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berpengalaman dalam pengelolaan bandara di Indonesia.
Dengan investasi mencapai Rp13 triliun, Bandara Dhoho memiliki infrastruktur modern yang dirancang untuk menunjang kebutuhan transportasi udara jangka panjang. Landasan pacunya memiliki panjang 3.300 meter dengan lebar 60 meter, memungkinkan bandara ini melayani pesawat berbadan besar termasuk Boeing 777. Area apron untuk pesawat komersial berukuran 548 x 141 meter, sementara apron VIP memiliki luas 221 x 97 meter. Bandara ini juga dilengkapi empat taxiway dan area parkir kendaraan seluas lebih dari 37.000 meter persegi.
Terminal penumpang di sisi darat mencakup luas 18.000 meter persegi dengan kapasitas awal hingga 1,5 juta penumpang per tahun. Fasilitas ini diharapkan akan mampu menampung lonjakan jumlah penumpang seiring dengan bertambahnya rute dan frekuensi penerbangan di masa mendatang. Desainnya pun telah disiapkan untuk menghadapi pertumbuhan lalu lintas udara secara berkelanjutan.
Bandara Dhoho tidak hanya dirancang sebagai simpul transportasi baru di selatan Jawa Timur, tetapi juga sebagai motor penggerak perekonomian regional. Keberadaannya diperkirakan akan memberikan dampak positif pada sektor perdagangan, pariwisata, serta industri jasa lainnya. Dengan semakin terhubungnya wilayah Kediri dan sekitarnya ke pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional, potensi terciptanya pusat-pusat ekonomi baru diharapkan dapat terwujud.
Penerbangan Langsung Singapura–Labuan Bajo Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Investasi
26 Mar 2025, 18:47 WIB
Wings Air Resmikan Penerbangan Makassar–Selayar, Perkuat Akses ke Destinasi Tersembunyi
19 Mar 2025, 18:31 WIB
BBN Airlines Indonesia Alihkan Fokus Bisnis ke Layanan Carter Pesawat Model ACMI
08 Mar 2025, 18:04 WIB
Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandara Demi Stabilkan Tiket Pesawat Lebaran
05 Mar 2025, 17:54 WIB
Peristiwa
25 Feb 2025, 17:37 WIB
Rute Penerbangan
20 Feb 2025, 17:21 WIB
Peristiwa
17 Feb 2025, 16:59 WIB
Peristiwa
06 Feb 2025, 16:26 WIB
Peristiwa
24 Jan 2025, 15:59 WIB
Rute Penerbangan
23 Jan 2025, 14:19 WIB
Peristiwa
10 Jan 2025, 13:50 WIB
Rute Penerbangan
07 Jan 2025, 13:03 WIB
Info Bandara
02 Jan 2025, 12:30 WIB
Info Bandara
29 Apr 2024, 13:53 WIB
Rute Penerbangan
25 Apr 2024, 13:49 WIB
Info Bandara
24 Apr 2024, 13:44 WIB
Peristiwa
23 Apr 2024, 13:39 WIB
Maskapai
23 Apr 2024, 13:35 WIB
Info Bandara
22 Apr 2024, 13:31 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:13 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:06 WIB
Regulasi
17 Apr 2024, 13:03 WIB
Maskapai
15 Apr 2024, 12:55 WIB
Info Bandara
08 Apr 2024, 12:53 WIB
Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...

Soekarno-Hatta Terpilih Sebagai Bandara dengan Pemulihan Tercepat di Asia Pasifik
Dibaca 30.328 kali