Ajang tahunan yang diselenggarakan di Susi International Beach Strip, pantai barat Pangandaran ini sekaligus menjadi peringatan dua dekade berdirinya maskapai Susi Air, dengan keikutsertaan lebih dari 60 unit pesawat dari berbagai instansi, sekolah penerbangan, hingga klub dirgantara.
Dimulai pada Jumat pagi, hari pertama dimanfaatkan untuk kedatangan peserta penerbangan serta pelaksanaan kegiatan penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan pesisir.
Tak kurang dari 400 relawan berpartisipasi bersama Pandu Laut Nusantara dalam menanam ribuan bibit pohon di sepanjang garis pantai.
Gerakan ini merupakan bagian dari program jangka panjang untuk menekan dampak abrasi, menurunkan emisi karbon, dan menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari. Selama tahun sebelumnya, Pandu Laut Nusantara sendiri telah menanam lebih dari 10.000 pohon mangrove di berbagai lokasi.
Memasuki hari kedua, suasana Pangandaran semakin semarak dengan diresmikannya Susi Flying School oleh pendirinya, Susi Pudjiastuti.
Setelah melalui proses panjang untuk memenuhi berbagai standar dan persyaratan dari Kementerian Perhubungan, sekolah ini resmi mendapatkan lisensi dan siap mendidik para calon pilot muda Indonesia.
Momen ini menjadi langkah penting dalam upaya mencetak generasi baru yang akan mengisi dunia penerbangan tanah air di masa mendatang.
Langit Pangandaran pada hari yang sama dihiasi dengan penampilan aerobatik dari Marsekal Madya TNI (Purn.) Eris Herryanto yang menerbangkan Aviat S-2C Pitts Special. Jejak asap putih yang ditinggalkan pesawat membentuk pola-pola indah di udara, memikat ribuan pasang mata yang memadati lokasi acara.
Tak hanya itu, puluhan pesawat lain turut meramaikan dengan aksi low pass—terbang rendah melintasi area penonton—yang memacu adrenalin dan memberikan pengalaman visual yang mengesankan.
Di sela pertunjukan udara, Susi Air mengajak puluhan anak-anak untuk merasakan terbang untuk pertama kalinya menggunakan armada Cessna C208B Grand Caravan.
Dari udara, mereka diajak menyaksikan keindahan alam Pangandaran dalam sebuah penerbangan singkat yang meninggalkan kesan mendalam dan penuh kegembiraan.
Penyelenggara juga tidak melupakan unsur budaya lokal. Di tengah-tengah runway yang menjadi panggung unik, grup seni Dangiang Sarimbit dari Mangunjaya tampil memukau dengan iringan musik tradisional khas Jawa Barat.
Sanggar Kencana Wungu menghadirkan tarian Jaipong yang enerjik dan dinamis, memperkuat suasana perayaan sekaligus menunjukkan betapa kayanya warisan budaya Pangandaran yang bisa disandingkan dengan kemajuan teknologi penerbangan.
Gala Dinner pada Sabtu malam mencatat momen penting lainnya ketika CEO Gempacs, Corrado Accardi, secara simbolis menyerahkan lima unit mesin perahu listrik kepada Pandu Laut Nusantara.
Mesin ini nantinya akan disalurkan kepada para nelayan tradisional di wilayah Pangandaran melalui program Blue Tech Indonesia yang didukung oleh P4G dan World Resources Institute.
Program tersebut dirancang tidak hanya memberikan peralatan berupa mesin listrik, perahu fiber, dan jaring ikan, tetapi juga fasilitas stasiun pengisian tenaga surya dan pelatihan komprehensif. Pelatihan ini mencakup penggunaan teknologi, adaptasi terhadap perubahan iklim, prinsip keberlanjutan, serta pengelolaan keuangan yang sehat.
Selama berlangsungnya festival, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal turut mengambil bagian dalam bazar yang didukung oleh Bank Indonesia Cabang Tasikmalaya. Beragam produk kerajinan dan kuliner khas daerah dihadirkan, menambah semarak suasana sekaligus menjadi ajang promosi bagi potensi ekonomi lokal.
Pangandaran Airshow 2025 tidak hanya berhasil menyuguhkan pertunjukan penerbangan yang spektakuler, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan kesadaran lingkungan dalam satu rangkaian acara.
Respon antusias masyarakat dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa perhelatan ini telah menjadi magnet baru dalam dunia aviasi dan pariwisata Indonesia.
Dengan kesuksesan tahun ini, besar kemungkinan ajang serupa akan kembali digelar sebagai agenda tahunan yang memperkuat posisi Pangandaran di peta destinasi wisata unggulan nasional. (*)
Penerbangan Langsung Singapura–Labuan Bajo Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Investasi
26 Mar 2025, 18:47 WIB
Wings Air Resmikan Penerbangan Makassar–Selayar, Perkuat Akses ke Destinasi Tersembunyi
19 Mar 2025, 18:31 WIB
BBN Airlines Indonesia Alihkan Fokus Bisnis ke Layanan Carter Pesawat Model ACMI
08 Mar 2025, 18:04 WIB
Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandara Demi Stabilkan Tiket Pesawat Lebaran
05 Mar 2025, 17:54 WIB
Peristiwa
25 Feb 2025, 17:37 WIB
Rute Penerbangan
20 Feb 2025, 17:21 WIB
Peristiwa
17 Feb 2025, 16:59 WIB
Peristiwa
06 Feb 2025, 16:26 WIB
Peristiwa
24 Jan 2025, 15:59 WIB
Rute Penerbangan
23 Jan 2025, 14:19 WIB
Peristiwa
10 Jan 2025, 13:50 WIB
Rute Penerbangan
07 Jan 2025, 13:03 WIB
Info Bandara
02 Jan 2025, 12:30 WIB
Info Bandara
29 Apr 2024, 13:53 WIB
Rute Penerbangan
25 Apr 2024, 13:49 WIB
Info Bandara
24 Apr 2024, 13:44 WIB
Peristiwa
23 Apr 2024, 13:39 WIB
Maskapai
23 Apr 2024, 13:35 WIB
Info Bandara
22 Apr 2024, 13:31 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:13 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:06 WIB
Regulasi
17 Apr 2024, 13:03 WIB
Maskapai
15 Apr 2024, 12:55 WIB
Info Bandara
08 Apr 2024, 12:53 WIB
Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...

Soekarno-Hatta Terpilih Sebagai Bandara dengan Pemulihan Tercepat di Asia Pasifik
Dibaca 30.565 kali