Kabar Haji 2025
Kabar Haji 2025
Home
»
Peristiwa
»
Detail Berita


Pangandaran Airshow 2025, Perpaduan Spektakuler Dirgantara, Budaya, dan Aksi Lingkungan

Foto: Pangandaran Airshow 2025 di Susi International Beach Strip menampilkan puluhan pesawat dan berbagai atraksi udara. (Dok. Pangandaran Airshow 2025)
Modern Fashion
Oleh : Joko Yuwono

Pangandaran, infopesawat.com — Gelaran Pangandaran Airshow 2025 selama tiga hari berturut-turut pada 18 hingga 20 April berhasil menyedot perhatian masyarakat luas dengan menyuguhkan atraksi udara menakjubkan, pementasan budaya, serta gerakan nyata dalam pelestarian lingkungan.

Ajang tahunan yang diselenggarakan di Susi International Beach Strip, pantai barat Pangandaran ini sekaligus menjadi peringatan dua dekade berdirinya maskapai Susi Air, dengan keikutsertaan lebih dari 60 unit pesawat dari berbagai instansi, sekolah penerbangan, hingga klub dirgantara.

Dimulai pada Jumat pagi, hari pertama dimanfaatkan untuk kedatangan peserta penerbangan serta pelaksanaan kegiatan penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan pesisir.

Tak kurang dari 400 relawan berpartisipasi bersama Pandu Laut Nusantara dalam menanam ribuan bibit pohon di sepanjang garis pantai.

Gerakan ini merupakan bagian dari program jangka panjang untuk menekan dampak abrasi, menurunkan emisi karbon, dan menjaga ekosistem pesisir agar tetap lestari. Selama tahun sebelumnya, Pandu Laut Nusantara sendiri telah menanam lebih dari 10.000 pohon mangrove di berbagai lokasi.

Memasuki hari kedua, suasana Pangandaran semakin semarak dengan diresmikannya Susi Flying School oleh pendirinya, Susi Pudjiastuti.

Setelah melalui proses panjang untuk memenuhi berbagai standar dan persyaratan dari Kementerian Perhubungan, sekolah ini resmi mendapatkan lisensi dan siap mendidik para calon pilot muda Indonesia.

Momen ini menjadi langkah penting dalam upaya mencetak generasi baru yang akan mengisi dunia penerbangan tanah air di masa mendatang.

Langit Pangandaran pada hari yang sama dihiasi dengan penampilan aerobatik dari Marsekal Madya TNI (Purn.) Eris Herryanto yang menerbangkan Aviat S-2C Pitts Special. Jejak asap putih yang ditinggalkan pesawat membentuk pola-pola indah di udara, memikat ribuan pasang mata yang memadati lokasi acara.

Tak hanya itu, puluhan pesawat lain turut meramaikan dengan aksi low pass—terbang rendah melintasi area penonton—yang memacu adrenalin dan memberikan pengalaman visual yang mengesankan.

Di sela pertunjukan udara, Susi Air mengajak puluhan anak-anak untuk merasakan terbang untuk pertama kalinya menggunakan armada Cessna C208B Grand Caravan.

Dari udara, mereka diajak menyaksikan keindahan alam Pangandaran dalam sebuah penerbangan singkat yang meninggalkan kesan mendalam dan penuh kegembiraan.

Penyelenggara juga tidak melupakan unsur budaya lokal. Di tengah-tengah runway yang menjadi panggung unik, grup seni Dangiang Sarimbit dari Mangunjaya tampil memukau dengan iringan musik tradisional khas Jawa Barat.

Sanggar Kencana Wungu menghadirkan tarian Jaipong yang enerjik dan dinamis, memperkuat suasana perayaan sekaligus menunjukkan betapa kayanya warisan budaya Pangandaran yang bisa disandingkan dengan kemajuan teknologi penerbangan.

Gala Dinner pada Sabtu malam mencatat momen penting lainnya ketika CEO Gempacs, Corrado Accardi, secara simbolis menyerahkan lima unit mesin perahu listrik kepada Pandu Laut Nusantara.

Mesin ini nantinya akan disalurkan kepada para nelayan tradisional di wilayah Pangandaran melalui program Blue Tech Indonesia yang didukung oleh P4G dan World Resources Institute.

Program tersebut dirancang tidak hanya memberikan peralatan berupa mesin listrik, perahu fiber, dan jaring ikan, tetapi juga fasilitas stasiun pengisian tenaga surya dan pelatihan komprehensif. Pelatihan ini mencakup penggunaan teknologi, adaptasi terhadap perubahan iklim, prinsip keberlanjutan, serta pengelolaan keuangan yang sehat.

Selama berlangsungnya festival, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal turut mengambil bagian dalam bazar yang didukung oleh Bank Indonesia Cabang Tasikmalaya. Beragam produk kerajinan dan kuliner khas daerah dihadirkan, menambah semarak suasana sekaligus menjadi ajang promosi bagi potensi ekonomi lokal.

Pangandaran Airshow 2025 tidak hanya berhasil menyuguhkan pertunjukan penerbangan yang spektakuler, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai budaya dan kesadaran lingkungan dalam satu rangkaian acara.

Respon antusias masyarakat dari berbagai kalangan menunjukkan bahwa perhelatan ini telah menjadi magnet baru dalam dunia aviasi dan pariwisata Indonesia.

Dengan kesuksesan tahun ini, besar kemungkinan ajang serupa akan kembali digelar sebagai agenda tahunan yang memperkuat posisi Pangandaran di peta destinasi wisata unggulan nasional. (*)

Halaman :

Sorotan


Pemerintah Libatkan Lion Air Layani Penerbangan Jamaah Haji Indonesia Tahun 2025

Peristiwa

Lion Air Buka Tiga Jalur Udara Baru dari Palangkaraya ke Makassar, Bali, dan Lombok

Rute Penerbangan

Garuda Indonesia Raih Penghargaan Bergengsi di Ajang Skyteam The Aviation Challenge

Peristiwa

Pesawat Latih API Lakukan Pendaratan Darurat di Pantai Banyuwangi, Dua Awak Selamat

Peristiwa

Garuda Indonesia Tambah Armada, Perkuat Layanan Penerbangan Domestik dan Internasional

Peristiwa

Pilihan Redaksi

Ini Penyebab BBN Airlines Hentikan Rute Penerbangan Jakarta-Surabaya

Rute Penerbangan

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah, Siapkan 66 Jadwal Tiap Pekan

Peristiwa

Penerbangan Langsung Padang–Singapura Kembali Dibuka, Harapan Baru Pariwisata dan Ekonomi Sumbar

Rute Penerbangan

Terminal 2F Bandara Soetta Siap Layani Penerbangan Umrah Mulai Januari 2025

Info Bandara

17 Bandara Kehilangan Status Internasional, Pemerintah Fokus Perkuat Konektivitas Domestik

Info Bandara

Baca Juga

Pelita Air Resmikan Rute Baru Jakarta-Kendari, Perluas Konektivitas Udara Nasional

Rute Penerbangan

Presiden Jokowi Resmikan Bandara Panua Pohuwato, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Info Bandara

Kepatuhan Meningkat, Festival Balon Udara Wonosobo 2024 Berlangsung Aman

Peristiwa

Trigana Air Service, Maskapai Nasional yang Menjadi Penghubung Penting Nusantara

Maskapai

Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Setelah Gunung Ruang Turun Status

Info Bandara

Berita Lainnya

Soekarno-Hatta International Airport Masuk 25 Besar Bandara Terbaik Dunia Versi Skytrax

Info Bandara

Bandar Udara Sam Ratulangi Ditutup Sementara Akibat Erupsi Gunung Ruang

Info Bandara

Pemerintah Cabut Aturan Pembatasan Barang Kiriman Pekerja Migran Indonesia

Regulasi

Merger Citilink dan Pelita Air akan Dilakukan Bersamaan dengan Proses Merger Garuda Indonesia dan InJourney

Maskapai

Penumpang di 35 Bandara InJourney Naik 21 Persen Saat Puncak Arus Mudik Lebaran 2024

Info Bandara

Internasional
Lihat Semua
Domestik
Lihat Semua