Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengumumkan bahwa ruang udara atau *Flight Information Region* (FIR) di wilayah Natuna dan Kepulauan Riau kini sepenuhnya berada di bawah pengelolaan Indonesia. Ia menegaskan, pengambilalihan ini membuktikan bahwa kemampuan layanan navigasi udara Indonesia telah sejajar dengan negara-negara maju seperti Singapura.
Penguasaan kembali FIR ini mulai berlaku sejak 1 Januari 2024 dan merupakan tindak lanjut dari perjanjian bilateral yang ditandatangani antara Indonesia dan Singapura pada 27 Januari 2022. Dalam perjanjian tersebut, kedua negara sepakat untuk menyesuaikan batas FIR Jakarta agar mencakup seluruh wilayah teritorial Indonesia, termasuk wilayah udara yang selama ini dikelola Singapura di sekitar Natuna dan Kepulauan Riau.
Sebelum kesepakatan ini, otoritas penerbangan Singapura memiliki kendali atas lalu lintas udara yang melintasi wilayah tersebut, termasuk pengaturan, pengawasan, dan pelayanan terhadap pesawat sipil. Namun, melalui proses negosiasi panjang sejak 1995, akhirnya tercapai kesepahaman yang diresmikan secara efektif pada 21 Maret 2024 pukul 20.00 UTC atau 22 Maret 2024 pukul 03.00 WIB.
Dengan kesepakatan tersebut, FIR Jakarta mengalami penambahan wilayah seluas 249.575 kilometer persegi, sehingga total luasnya kini mencapai 2.842.725 kilometer persegi atau meningkat sebesar 9,5 persen. Perubahan ini berdampak langsung terhadap operasional penerbangan, di mana pesawat yang melintasi wilayah udara Natuna dan Kepulauan Riau tak lagi harus menghubungi otoritas navigasi Singapura, melainkan langsung berkoordinasi dengan penyedia jasa navigasi Indonesia, AirNav.
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong sempat bertemu pada awal 2022 untuk membahas sejumlah isu bilateral, termasuk penyesuaian FIR. Dalam pertemuan itu, disepakati lima poin penting yang menjadi dasar pengalihan kendali ruang udara dari Singapura ke Indonesia.
Pertama, dilakukan penyesuaian batas FIR Jakarta agar mencakup seluruh wilayah teritorial nasional. Hal ini sekaligus menjadikan perairan sekitar Kepulauan Riau dan Natuna yang sebelumnya masuk FIR Singapura menjadi bagian dari FIR Jakarta.
Penerbangan Langsung Singapura–Labuan Bajo Resmi Dibuka, Dorong Pariwisata dan Investasi
26 Mar 2025, 18:47 WIB
Wings Air Resmikan Penerbangan Makassar–Selayar, Perkuat Akses ke Destinasi Tersembunyi
19 Mar 2025, 18:31 WIB
BBN Airlines Indonesia Alihkan Fokus Bisnis ke Layanan Carter Pesawat Model ACMI
08 Mar 2025, 18:04 WIB
Pertamina Turunkan Harga Avtur di 37 Bandara Demi Stabilkan Tiket Pesawat Lebaran
05 Mar 2025, 17:54 WIB
Peristiwa
25 Feb 2025, 17:37 WIB
Rute Penerbangan
20 Feb 2025, 17:21 WIB
Peristiwa
17 Feb 2025, 16:59 WIB
Peristiwa
06 Feb 2025, 16:26 WIB
Peristiwa
24 Jan 2025, 15:59 WIB
Rute Penerbangan
23 Jan 2025, 14:19 WIB
Peristiwa
10 Jan 2025, 13:50 WIB
Rute Penerbangan
07 Jan 2025, 13:03 WIB
Info Bandara
02 Jan 2025, 12:30 WIB
Info Bandara
29 Apr 2024, 13:53 WIB
Rute Penerbangan
25 Apr 2024, 13:49 WIB
Info Bandara
24 Apr 2024, 13:44 WIB
Peristiwa
23 Apr 2024, 13:39 WIB
Maskapai
23 Apr 2024, 13:35 WIB
Info Bandara
22 Apr 2024, 13:31 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:13 WIB
Info Bandara
18 Apr 2024, 13:06 WIB
Regulasi
17 Apr 2024, 13:03 WIB
Maskapai
15 Apr 2024, 12:55 WIB
Info Bandara
08 Apr 2024, 12:53 WIB
Dukung kami sajikan berita Inspirasional dan Independen Melalui Google...

Soekarno-Hatta Terpilih Sebagai Bandara dengan Pemulihan Tercepat di Asia Pasifik
Dibaca 30.328 kali